keduanya terdiam agak lama..hanya saling memandang, tak mampu berkata-kata lagi...hanya buliran airmata yg menetes dari ujung mata Vivie...suara sammy akhirnya memecahkan keheningan diantara mereka...
"beib...hari ini waktu aku ga banyak...aku harus k workshop...nanti aku kabarin lagi ya beib...luv u!"
Sammy mengecup kening Vie dan berlalu meninggalkan Vie yang masih tak mengerti maksud perkataan Sammy hari ini...
***
Vivie dan Sammy sebenernya semenjak awal sudah saling menyadari bahwa hubungan mereka ini "extraordinary"...hubungan yang tidak boleh diisi dengan harapan, mimpi2 manis ataupun cita-cita...hubungan yang hanya sebatas mereka tau satu sama lain bahwa mereka saling cinta, mereka saling membutuhkan.
***
27 oct 09, 14:05pm
hampir 8 jam Vie menunggu kabar dari Sammy, tapi tiada kunjung datang...tiada dering telepon dari Sammy..status FBnya pun ga da pergerakan apapun semenjak kemarin...rasa resah semakin menggelayut dalam diri Vivie...hatinya semakin bertanya-tanya...
penantian Vie akhirnya berujung...Ponselnya berdering dan muncul di layarnya "
Unknown Calling"..itu berarti telepon dari Sammy..
"Hei Beib..."
"Hei Hunn...kamu sibuk ya?"
"iya neh beib..maaf ya baru bisa ngabarin skg...beib, kamu dimana?"
"baru selesai latian vokal...kamu dimana?"
"aku djalan baru dari workshop...kamu bawa mobil ga?"
"bawa....kenapa?"
"ya udah, ga usah ku jemput ya... ketemuan di tempat biasa ya...10 menit lagi bisa?"
"bisa hunn...smoga ga macet ya..."
"ya udah ntar klo kmu udah sampe duluan pesenin nasi ayam taliwang ya..laper blm makan neh"
"ok hunn...klo kamu yg nyampe duluan, pesen sendiri ya..hehehe..."
"kamu mu makan ga?"
"ga hunn...aku ntar mu minum ja...klo ga nyomot punya kamu ja..hehehe"
"dasar kamu tuh ya....mmmuah..sampe ketemu ntar beib..."
"ok....mmuah"
Vie pun segera tancap gas menuju tempat pertemuan mereka...inilah hebatnya mereka berdua, selalu berusaha untuk tidak melepas ego masing2 walau di dalam jiwa mereka mengendap seribu tanya dan kata dan juga amarah...
ga sampai 10 menit Vie sudah sampai ditempat favorit itu...ternyata Sammy udah nyampe duluan..nampaknya dia sangat kelaperan...:-)
"beib...." Sammy semi berteriak sambil melambaikan tangannya, menandakan dia ada pojok
ritual awal pertemuan adalah cium tangan n Sammy ngecup kening Vie...ritual wajib..
"udah pesen hunn?" sapa Vie memulai pembicaraan
"udah...tadi aku pesenin kamu hot lemon tea..mau pesen yg laen beib?""hmm...pgn banana split...boleh ya?""heuuuh es krim lagi...ntar gendut lagi, klo bronchitisnya kambuh lagi gimana?..ngomel2 lagi...yg laen ja deh beib""hmmm....ya udah risoles ja deh"sambil nunggu makanan dateng...seperti biasa sifat narsis mereka muncul..foto-foto...
ketika pesanan makanan datang...hmmm...bener tebakan si Vie, si Sammy bener lapar...dalam 5 menit ayam taliwang udah raib dari pandangan mata...bersih tak bersisa...bagussss...
"beib....i luv u"
"luv u more hunny bunny sweety"
"beib...maafin aku ya..."
"emangnya kamu salah pa hunn???", Vie berusaha untuk menahan diri
"kamu ga bisa ngrahepin apa2 dari aku beib...selama ini aku cuma ngasih harapan kosong sama kamu....aku ga bisa ngasih kebahagiaan yg utuh sama kamu....dan diluar sana..ada laki-laki yang bisa ngasih semuanya itu buat hidup kamu..buat kebahagiaan kamu...dan itu bukan aku orangnya...."
"klo bukan kamu siapa hunn????siapa??laki2 yg aku cinta itu cuma kamu hunn...."
"beib...bukalah hatimu untuk dia....kasian dia beib klo kamu jadiin pelarian...dia terlalu baik untuk kau jadikan pelarian dari cinta kita"
"maksud kamu apa dan siapa seh?aku ga ngerti hunn.."
"Dewa....aku yakin dia org yang tepat buat kamu beib"
"maksud kamu?kamu mu nyruh aku pergi?kamu mu nglepas aku dari kehidupan kamu?kamu udah ga butuh aku lagi???" nada bicara Vie semakin meninggi,
Sammy menarik nafas panjang sebelum dia memberi penjelasan,
"Vie My Beib....My Darling....aku lakuin ini karena aku sayang sama kamu..karena aku ga mau dibilang egois...Vie, coba deh, apa yg bisa aku kasih k kamu...ok lah klo scra materi ya aku bisa kasih...tapi scra batin, kondisi aku ga memungkinkan beib..hubungan kita udah ditentang banyak pihak....terlalu riskan jika kita menantang mereka semua...dan kita ga mungkin seperti ini terus...kamu punya masa depan vie....dan aku percaya Dewa bisa..."
"itu alasannya???keberanian kamu ilang?optimis kamu berubah jadi pesimis?"
"ini semua karena rasa cinta n sayang aku k kamu vie...."
"kamu yakin hunn?kamu yakin dengan keputusan kamu ini?" suara Vivie terdengar lebih berat,
Sammy hanya terdiam membisu sambil memegang erat tangan Vie...
"Sammy My King...r u sure????kamu bener2 yakin nglepasin aku???" sekarang suara tegas Vie muncul,
"jika lelaki itu lebih baik dari aku dan dia lebih bisa membahagiakanmu, aku ikhlas Vie..dan aku akan mundur secara perlahan dari kehidupanmu"
"ga nyesel kamu hunn??yakin kamu?" Vie berusaha meyakinkan hati Sammy dan berharap Sammy merubah keputusannya,
"Vie...aku melepas dirimu untuk bersama Dewa, bukan berarti aku melepas cintaku padamu, dan semua kenangan kita...semua itu akan tetap ada di hati aku Vie..kamu udah jadi bagian dari hidup aku..tapi aku ga bisa miliki kamu..dan kamu ga bisa miliki aku..."
"aku cuma butuh jawaban kamu YAKIN atau GA..buka penjelasan kamu Darling!!!"
"jika memang ini yg terbaik..aku yakin Vie"
seketika itu tangis Vie membuncah dan vie melepaskan genggaman tangannya dari Sammy
dan berlari meninggakan tempat itu..meninggalkan Sammy...dan meninggalkan semua kenangannya bersama Sammy...
***
hari itu menjadi hari terakhir bagi Vivie dan Sammy...ga kan ada lagi permainan petak umpet antara mereka..ga kan ada lagi reality show termehek-mehek dalam hidup mereka....
kini mereka kembali ke kehidupan normal mereka dengan membawa kepedihan dan kepiluan...
AN EXTRAORDINARY RELATIONSHIP MUST BE ENDED....* terinspirasi oleh sebuah kisah nyata seorang anak manusia yang sampai detik ini dia masih menyimpan cinta sejatinya itu...
dan dari cerita itu, jadilah lirik ini:
JANGAN KAU SESALI
cinta kita tumbuh bersemi
tanpa paksaan
tapi mengapa kini
harus diakhiri
ku tak mengerti
teganya kau melepasku
untuk bersama orang lain
yang tidak aku cinta
beribu cara telah kutempuh
untuk melupakanmu
namun ku tak pernah bisa
telah kuhabiskan waktu untuk mencari pengganti dirimu
namun ku tak pernah bisa..
kau terlalu indah untuk kulupakan
bayanganmu selalu ada dalam pikiranku
semua tentang dirimu telah melekat
begitu kuat..
jika nanti tlah kutemukan
yang lebih baik darimu
jangan kau sesali keputusanmu
karena kita memang tak satu tujuan